Mahasiswa Teknik Informatika Untan Menjunjung Tinggi Kejujuran


Sinar matahari perlahan mengusik suasana nyaman pagi itu. Dengan mata yang masih tertutup tanganku berusaha mencari selimut yang mungkin sudah gak sejalan lagi sejak tadi malam. Arrrg... What the hell, Furry of The Storm-nya DragonForce dengan volume full memaksaku untuk beranjak dari tempat tidur. Pagi-pagi biasanya aku memakai heavy rotation sebagai alarm tone, tetapi tidak untuk pagi ini. Ya hari ini adalah hari pertama ujian semenjak aku menjadi mahasiwa.

Fisika Dasar, mata kuliah pengantar di semester awal membuat perasaanku tidak enak. Wajar saja saat SMA aku juga tidak terlalu menguasai mata pelajaran yang satu ini. Untuk menyiasati hal tersebut kebiasaan SMA terulang kembali. Aku berkutat semalaman dengan rumus-rumus dan teori yang mungkin telah aku kenal juga di SMA maupun SMP. 

Saat itu datang juga. Dengan penuh keyakinan aku memilih bangku paling depan. Tidak ada kertas contekan, tidak ada ppt ataupun pdf di HP. Sebagai mahasiswa baru, aku akan memulai dan mempertahankan tradisi mahasiswa teknik informatika untan yang menjunjung tinggi kejujuran. 

"Misi kawan, misi kawan.....". Dengan sopan maba-maba botak ini lewat meja ujianku untuk mengumpulkan hasil ujian mereka. Ckck, jujur saja ane gak belajar vektor tadi malam gan. Nyesek sekali rasanya nyendat di satu soal yang pointnya paling tinggi dari soal lain. Minta bantu kawan sebelah, "no no no no no, ingat bro lu harus mempertahankan tradisi mahasiswa teknik informatika untan yang menjujung tinggi kejujuran". Entah itu suara dari mana, yang jelas sangat menyentuh batin. eaaa....

Terpaksa kertas jawaban terkumpul dengan jawaban cacat. Tetapi tidak apa-apa, karena hari ini aku mengawali ujian pertama sebagai mahasiswa dengan  jujur. 
Aku berharap semester berikutnya akan tetap seperti ini. Generasi berikutnya akan tetap seperti ini. dan pada akhirnya terwujud Mahasiswa teknik informatika untan yang menjunjung tinggi kejujuran, membudayakan kejujuran, dan bahkan sampai mereka menjadi alumni, menjadi bekal manis bagi mereka menjalani hidup sebagai informaticans sejati.

***

Komentar

Posting Komentar